Kamis, 22 Desember 2011

materi bahasa indonesia "ragam bahasa"

BAGAN RAGAM BAHASA


                                                                                                          Resmi
                                                          Lisan
                                                                                                          Tidak Resmi
Ragam Bahasa                                                                                 
                                                                                                          Resmi
                                                          Tulis
                                                                                                          Tidak Resmi



RAGAM BAHASA
Ragam bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara (Bachman, 1990). Ragam bahasa yang oleh penuturnya dianggap sebagai ragam yang baik (mempunyai prestise tinggi), yang biasa digunakan di kalangan terdidik, di dalam karya ilmiah (karangan teknis, perundang-undangan), di dalam suasana resmi, atau di dalam surat menyurat resmi (seperti surat dinas) disebut ragam bahasa baku atau ragam bahasa resmi.
Menurut Dendy Sugono (1999 : 9), bahwa sehubungan dengan pemakaian bahasa indonesia, timbul dua masalah pokok, yaitu masalah penggunaan bahasa baku dan tak baku. Dalam situasi remi, seperti di sekolah, di kantor, atau di dalam pertemuan resmi digunakan bahasa baku. Sebaliknya dalam situasi tak resmi, seperti di rumah, di taman, di pasar, kita tidak dituntut menggunakan bahasa baku.
Ditinjau dari media atau sarana yang digunakan untuk menghasilkan bahasa, yaitu ragam bahasa lisan, dan  ragam bahasa tulis. Bahasa yang dihasilkan melalui alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar dinamakan ragam bahasa lisan, Jadi dalam ragam bahasa lisan, kita berurusan dengan lafal, dalam ragam bahasa tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan). Selain itu aspek tata bahasa dan kosa kata dalam kedua jenis ragam itu memiliki hubungan yang erat. Ragam bahasa tulis yang unsur dasarnya huruf, melambangkan ragam bahasa lisan. Oleh karena itu, sering timbul kesan bahwa ragam bahasa lisan dan tulis itu sama
Menurut Felicia (2001 : 8), ragam bahasa dibagi berdasarkan :
1.      Media pengantarnya atau sarananya, yang terdiri atas :

v  Ragam Bahasa Lisan

Ragam lisan adalah bahasa yang diujarkan oleh pemakai bahasa.
§  Contoh Resmi: Saat orang berpidato atau memberi sambutan, dalam situasi perkuliahan, ceramah.
§  Contoh Tidak Resmi: Percakapan antarteman, di pasar, atau dalam kesempatan nonformal lainnya.

v  Ragam Bahasa Tulis

Ragam tulis adalah bahasa yang ditulis atau yang tercetak.
§  Contoh Resmi: Dalam buku-buku pelajaran, teks, majalah, surat kabar, poster, iklan.
§  Contoh Tidak Resmi: Dalam majalah remaja, iklan, atau poster.

2.      Berdasarkan situasi dan pemakaian

v  Ragam Bahasa Lisan
Ragam bahasa baku lisan makna kalimat yang diungkapkannya ditunjang oleh situasi pemakaian sehingga kemungkinan besar terjadi pelesapan unsur kalimat. Namun, hal itu tidak mengurangi ciri kebakuannya. Walaupun demikian, ketepatan dalam pilihan kata dan bentuk kata serta kelengkapan unsur-unsur  di dalam kelengkapan unsur-unsur di dalam struktur kalimat tidak menjadi ciri kebakuan dalam ragam baku lisan karena situasi dan kondisi pembicaraan menjadi pendukung di dalam memahami makna gagasan yang disampaikan secara lisan.
v  Ragam Bahasa Tulis
Ragam bahasa baku tulis makna kalimat yang diungkapkannya tidak ditunjang oleh situasi pemakaian. Bahasa yang dilihat dari ciri-cirinya tidak menunjukkan ciri-ciri ragam tulis, walaupun direalisasikan dalam bentuk tulis, ragam bahasa serupa itu tidak dapat dikatakan sebagai ragam tulis.  Kedua ragam itu masing-masing, ragam tulis dan ragam lisan memiliki ciri kebakuan yang berbeda.



Contoh perbedaan ragam bahasa lisan dan ragam bahasa tulis (berdasarkan tata bahasa dan kosa kata) :

Ø  Tata Bahasa

Berupa bentuk kata, tata bahasa, struktur kalimat, kosa kata.
A. Ragam Bahasa Lisan :
- Nia sedang baca surat kabar
- Ari mau nulis surat
- Tapi kau tak boleh nolak lamaran itu.
B. Ragam bahasa tulis :
- Nia sedang membaca surat kabar.
- Ari mau menulis surat.
- Namun, engkau tidak boleh menolak lamaran itu.

Ø  Kosa Kata

Contoh ragam lisan dan tulis berdasarkan kosa kata :
A. Ragam lisan
- Ariani bilang kalau kita harus belajar
- Kita harus bikin karya tulis
- Rasanya masih terlalu pagi buat saya, pak
B. Ragam tulis
- Ariani mengatakan bahwa kita harus belajar.
- Kita harus membuat karya tulis.
- Rasanya masih terlalu muda bagi saya, pak

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar